Fraksi Golkar Kabupaten Bekasi Harus Ikuti Instruksi DPD Golkar Jabar

KABUPATEN BEKASI – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Jawa Barat Mohammad Amin Fauzi ingatkan Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bekasi agar patuh terhadap surat edaran nomor B- 60/GOLKAR/VII/2021 perihal Instruksi Pergantian Antar Waktu Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022.

Hal tersebut ditengarai Saat Pemilihan Wakil Bupati Bekasi 18/03/2020 lalu 7 anggota dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bekasi Melakukan Walk-out.

“Sebagai Pengurus partai Golkar Jawa Barat, saya minta kepada teman-teman pengurus Golkar Kabupaten Bekasi dan Fraksi Golkar di DPRD, harus melaksanakan perintah atau instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Jawa barat agar segera menindaklanjuti proses Pergantian Antar Waktu Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022,” ungkap Amin Fauzi, Selasa (20/07/2021).

Lanjut pria yang saat ini menjabat juga sebagai Wakil Bendahara umum Kosgoro 1957 Pusat tersebut menjelaskan dengan kekosongan kekuasaan di Kabupaten Bekasi dapat menghambat berputarnya roda pemerintahan, yang dibuktikan banyaknya kekosongan SKPD di Kabupaten Bekasi.

“Kekosongan terhadap kursi Bupati berimbas kepada ketidak adanya legitimasi di pemerintahan untuk melakukan pekerjaan pelaksanaan APBD 2021-2022,” lanjutnya.

Dia pun berharap kursi Bupati Bekasi yang mengalami kekosongan setelah meninggalnya Eka Supriatmaja tersebut agar segera terisi. Ia menyarankan agar Kemendagri dapat melakukan tindakan yang konkret yakni segera melantik Akhmad Marjuki sebagai wakil Bupati yang telah memenangkan pemilihan Wakil Bupati Bekasi.

“Adapun harapan kami selaku kader Golkar sekaligus warga masyarakat Kabupaten Bekasi meminta seperti DPRD harus mempertahankan hukum penetapan pak Ahmad Marzuki sebagai wakil bupati yang sudah dilaksanakan sidang paripurna pada tanggal 18 Maret 2020 lalu,” pungkasnya (wnd).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *