Jelang Liga 1, Ini Yang Dilakukan Tim MU

PEMEKASAN,(CB) – Latihan persiapan Madura United (MU) menghadapi Liga 1 telah berjalan selama tiga hari sejak Kamis-Sabtu (20-22/5/2021).

Setelah libur sehari pada Minggu (23/5/2021), Madura United kembali berlatih di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Senin (24/5/2021).

Selama latihan tiga hari pertama, Manajer Madura United Rahmad Darmawan telah memantau kondisi fisik dan sentuhan anak asuhnya.

Diakuinya, memang terdapat penurunan kondisi fisik dan performa. Namun, pelatih yang akrab disapa Coach RD ini berjanji akan menyelesaikannya selama sekitar 40 hari ke depan terhitung hingga rencana kick-off Liga 1 2021 yang diperkirakan 1 Juli mendatang. Meskipun sampai saat ini belum ada kepastian dari PSSI.

Selain itu, arsitek asal Lampung ini telah menambah jadwal latihan. Kalau sebelumnya di dua hari latihan awal hanya sekali sehari, namun sejak Sabtu (22/5/2021) latihan sudah di tingkatkan dua kali sehari, pagi-sore.

“Mereka tetap kelihatan ada penurunan, tapi ini bisa disiasati untuk kembali ke performa seperti semula,” ujarnya.

Selain itu, mantan pelatih nasional ini juga membeberkan bahwa tidak hanya sebatas penurunan fisik dan perform saja, namun faktor kelebihan berat badan para pemainnya yang akan dibenahi.

“Itu menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih untuk segera menurunkan kelebihan berat badan para pemain,” ungkapnya.

Rahmad Darmawan sudah menginstruksikan pelatih fisik Madura United, Sansan Susanpur agar menambah pola latihan mereka.

Sementara itu, Pelatih fisik Madura United, Sansan Susanpur menyampaikan bahwa tujuan latihan fitness hari ini yakni sebagai on the persentase maximum test dulu.

“Jadi latihan hari ini sebagai tolak ukur latihan mereka kedepan. Dari situ nanti kita akan agendakan seminggu tigakali, minimal di masa persiapan saat ini dan sampai nanti ke maintenance di planning game,” jelasnya.

“Mereka sudah profesional dan sudah memahami sepenuhnya latihan fitness. Jadi ini bukan hal yang baru, tapi bagaimana kita memberikan treatment dan development kepada mereka bahwa latihan tidak semena-mena, asal. Ada aturan, tata cara, metode, intensitas, repetisi dan recovery,” tambahnya.

Dan hari ini, lanjut Sansan, kita sudah ambil, bagaimana on the persentase maximum. Intinya memberi gambaran kepada mereka di dalam player profesional nanti mereka bisa menjaga atau memberikan latihan secara individual dengan takaran yang tepat.

Sedang penanganan bagi para pemain yang punya kelebihan berat badan, menurut Sansan, tidak ada pelatihan berat atau penanganan khusus.

“Saya kira itu nanti sambil berjalannya latihan. Karena di sepakbola ini kan mengacu kepada bagaimana performance mereka. Otomatis ketersediaan adanya gym dan lapangan itu, akan membantu mereka bagaimana memberikan durasi dan intensitas bagi mereka yang over berat badan terutama untuk memberikan latihan yang lebih ataupun tambahan,” pungkasnya.(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *